Dari Bertukar Istri Hingga Membunuh Anak, Inilah 10 Hal Unik dan Aneh Dalam Kehidupan Orang Eskimo

Kehidupan orang Eskimo ini masih bersifat kesukuan dan sama sekali belum terpengaruh dari kehidupan luar. Kebiasaan serta tradisinya masih seperti bertukar istri dan berpesta merupakan hal yang biasa dalam kehidupan 5ek5ual orang Eskimo.

Walaupun kehidupan 5ek5 orang Eskimo sangat primitif dan tidak masuk akal, namun orang Eskimo tetap menolak hubungan sesama jenis yang saat ini tengah melanda dunia.

Berikut beberapa sejarah yang umum dan unik mengenai kehidupan rumah tangga termasuk hubungan 5ek5ual orang-orang Eskimo.



1. Orang Eskimo membiarkan Saudara mereka tidur dengan istri mereka

Eskimo menganggap bahwa teman mereka sebagai saudara dan saling berbagi, bahkan mereka berbagi istri.

2. Istri yang hamil dengan pria lain tidak mejadi masalah besar

Karena istri tidur dengan pria lain sudah menjadi hal biasa, maka sang istri hamil dengan anak yang bukan dari suaminya.

3. Poligami biasa untuk beberapa orang Eskimo kaya

Mempunyai lebih dari satu istri merupakan bukti dari kekayaan orang Eskimo.

4. Sebelum menikah, mempelai pria diizinkan tinggal dengan wanita yang akan dinikahinya

Untuk mengantisipasi pernikahan, pemuda akan bergabung dengan calon istri seperti berburu, sekitar satu tahun sebelum pernikahan.

5. Beberapa suku Eskimo mengajari anaknya mengenai 5ek5 dengan memberikan contoh

Orang Qipi Eskimo terbuka dan menunjukan cara dengan demonstratif ketika mengajarkan kepada anak-anaknya mengenai 5ek5.

6. Hubungan 5ek5 sebelum menikah dianjurkan oleh orang Eskimo

Mereka mengatakan bahwa orang tua tidak perlu khawatir dengan anak remaja mereka pulang kerumah malam hari.

7. Pertukaran istri terjadi setelah melakukan ritual shaman

Kegiatan menukar istri merupakan hal yang shamanistik terkait erat dengan kehidupan Eskimo. Setelah melakukan shaman, mereka akan bertukar istri.

8. Pasangan Eskimo berkumpul bersama dan melakukan hubungan 5ek5 dalam gelap

Hal ini terjadi kepada orang Eskimo yang melibatkan beberapa pasangan menikah dan melakukan hubungan seks dengan keadaan mati lampu atau gelap.

9. Hubungan sesama jenis adalah sesuatu yang harus disembunyikan

Meskipun ada gagasan terbuka mengenai seks, ketertarikan sesama jenis tidak diterima oleh orang Eskimo. Menurut beberapa kelompok Eskimo, hubungan sesama jenis adalah sesuatu yang harus disembunyikan.

10. Pembunuhan anak terkadang dilakukan oleh keluarga Eskimo

Untuk mengendalikan populasi lingkungan mereka, Eskimo mempraktikan dengan pembunuhan bayi karena tidak dapat merawatnya.

Profil Lengkap dan Biodata Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra dari Provinsi Bangka Belitung

Sonia Fergina Citra berhasil menjadi Puteri Indonesia 2018. Sonia Fergina Citra yang mewakili provinsi Bangka Belitung ini akhirnya menerima mahkota Putri Indonesia menggantikan Bunga Jelitha Ibrani, Puteri Indonesia 2017 dalam ajang tahunan Pemilihan Puteri Indonesia ke-22 tahun 2018 yang digelar Yayasan Puteri Indonesia (YPI) didukung penuh oleh Mustika Ratu, dengan mengangkat tema "Indonesia Inspirasiku - Pesona Tanah Pasundan - Bumi Parahyangan" yang terinspirasi dari keindahan serta kekayaan alam dan juga budaya dari Jawa Barat.

39 Finalis dari 34 Provinsi sudah berjuang dan menjalankan karantina, hingga malam puncak Grand Final Puteri Indonesia 2018, tanggal 9 Maret 2018 yang berlangsung di Jakarta Convention Center. Dimana Pemilihan Puteri Indonesia yang dicita-citakan yakni sosok Puteri Indonesia yang memenuhi kriteria 3B; Brain (kecerdasan), Beauty (berpenampilan menarik), dan Behaviour (berperilaku baik).



Dimulai dari terpilihnya 11 besar, 6 besar, dan di 3 besar, Wilda Octaviana Situngkir (Kalimantan Barat), Vania Fitryanti Herlambang (Banten), dan Sonia Fergina Citra (Bangka Belitung).

Keputusan para juri akhirnya jatuh kepada Sonia Fergina Citra, mahasiswi sastra Inggris, yang mampu menjawab pertanyaan juri dengan baik dan pertanyaan terakhir yang diberikan Miss Universe 2017, Demi-Leigh Nel Peters dengan baik, lugas, dan menyentuh menggunakan bahasa Inggris yang isinya soal hubungannya dengan Sang Ibundanya.

Siapakah Sonia Fergina Citra?


Sonia merupakan wanita kedua asal Bangka Belitung yang sukses di ajang pemilihan Puteri Indonesia. Jauh sebelumnya, Artika Sari Devi juga menjuarai kontes ini pada 2004 lalu. Sonia mendapatkan kesempatan berharga untuk mewakili Indonesia di ajang Miss Universe. Bertarung di ajang Puteri Indonesia 2018, Sonia tidak hanya mengandalkan kecantikan dan kemolekan tubuhnya. Ternyata Sonia memiliki segudang prestasi yang diperolehnya sebelumnya.

Sonia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara. Sonia kelahiran Tanjungpandan Belitung provinsi Bangka Belitung. Sonia ini pernah bersekolah di TK, SD dan SMP Regina Pacis Tanjungpandan, Belitung, kemudian SMA Negeri 1 Tanjungpandan, Belitung. Setelah itu ia berkuliah di Jakarta. Sonia Fergina ini merupakan lulusan sarjana Sastra Inggris dari Universitas Bina Nusantara (Binus). Sonia ini bekerja sebagai Digital Marketing di salah satu perusahaan distributor nasional di Jakarta.

Sonia Fergina Citra sejak remaja sudah terjun ke dunia modeling. Sonia Fergina Citra sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah sering muncul sebagai cover majalah. Selain modeling, Sonia juga memiliki kemampuan beladiri taekwondo.

Sonia Fergina Citra memiliki banyak prestasi diantaranya Juara II Wajah Model Remaja Babel 2005, Juara III Wajah Model Remaja Jakarta 2005, Juara I Model Mall Atrium in Style 2005 Jakarta, Juara I Dara I Dayang Belitung 2007, Juara Fotogenic Dayang Babel 2007, Juara I Putri Pariwisata Babel 2010, Top 10 Putri Pariwisata Indonesia 2010, Top 10 Miss Oriental Tourism 2012 di China. Pada tahun 2017 Sonia Fergina Citra dinobatkan sebagai Putri Indonesia Bangka Belitung. Sonia Fergina Citra yang mewakili Bangka Belitung ini kemudian menjadi Putri Indonesia 2018.

Sonia Fergina Citra sebagai Puteri Indonesia 2018 ini nantinya akan mewakili Indonesia ke ajang Miss Universe 2018.




Biodata :

Nama: Sonia Fergina Citra
Tempat lahir : Tanjungpandan Belitung
Tanggal lahir : 27 April 1992
Agama : Katolik
Nama orang tua : Ken Prayoga dan Fransisca Eveline Burtner
Tinggi 175 cm
Akun Twitter : twitter.com/Zounya
Akun Instagram : instagram.com/soniafergina

Sebaiknya Anda Tahu Perbedaan Cara Penggunaan Meterai 3000 dan 6000 Untuk Surat Berharga

Meterai sering digunakan dalam penandatanganan surat berharga. Tujuannya adalah untuk memberikan nilai hukum pada sebuah dokumen. Sehingga, status dokumen tersebut setelah diberi meterai akan berubah menjadi surat berharga.

Biasanya, untuk urusan tanda tangan ini digunakan meterai 6000. Meski demikian, ada dua jenis meterai yang bisa ditemukan di masyarakat yakni meterai 6000 dan materai 3000.

Lalu bagaimana penggunaan keduanya?

Menurut Pasal 2 PP No 24 tahun 2000 tentang Perubahan Tarif Bea Meterai dan Besarnya Batas Pengenaan Harga Nominal. Berikut adalah pasal 2 ayat 1-4 UU No 13 tahun 1985 yang mengatur perihal penggunaan meterai.



Pasal 2 :

1. Dikenakan Bea Meterai atas dokumen yang berbentuk :

a. Surat perjanjian dan surat-surat lainnya yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan atau keadaan yang bersifat perdatab. Akta-akta notaris termasuk salinannyac. Akta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah termasuk rangkap-rangkapnyad.

Surat yang memuat jumlah uang lebih dari Rp 1.000.000: 1) Yang menyebutkan penerimaan uang 2) Yang menyatakan pembukuan uang atau penyimpanan uang dalam rekening di bank 3) Yang berisi pemberitahuan saldo rekening di bank 4) Yang berisi pengakuan bahwa hutang uang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan.

Surat berharga seperti wesel, promes, aksep, dan cek yang harga nominalnya lebih dari Rp 1.000.000f. Efek dengan nama dan dalam bentuk apapun, sepanjang harga nominalnya lebih dari Rp.1.000.000.

2. Terhadap dokumen sebagaimana dalam ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, huruf e, dan huruf f dikenakan Bea Meterai dengan tarif sebesar Rp 1.000.

3. Dikenakan pula Bea Meterai sebesar Rp 1.000 atas dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka pengadilan:a. Surat-surat biasa dan surat-surat kerumahtanggaanb. Surat-surat yang semula tidak dikenakan Bea Meterai berdasarkan tujuannya, jika digunakan untuk tujuan lain atau digunakan oleh orang lain, lain dari maksud semula

4. Terhadap dokumen sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf d, huruf e, dan huruf f, yang mempunyai harga nominal lebih dari Rp 100.000 tetapi tidak lebih dari Rp 1.000.000 dikenakan Bea Meterai dengan tarif Rp 500 dan apabila harga nominalnya tidak lebih dari Rp 100.000 tidak terhutang Bea Meterai.

Singkatnya, meterai 6000 digunakan untuk dokumen yang nilainya lebih dari Rp 1.000.000 seperti surat perjanjian, akta pembuatan tanah, akta notaris dan berbagai jenis dokumen lainnya. Sedangkan untuk dokumen yang nilainya berada para rentang lebih dari Rp 250.000 dan kurang dari Rp 1.000.000 maka akan menggunakan materai 3000. Untuk dokumen yang nilainya kurang dari Rp 250.000 tidak akan dikenakan meterai.

Nah itu tadi penjelasan tentang penggunaan meterai. Sekarang sudah jelas bukan? Semoga bermanfaat.

Kartu SIM Prabayar Akan Diblokir Secara Bertahap, Buruan Registrasi Sebelum Tanggal 1 April 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melakukan pemblokiran bertahap untuk kartu SIM prabayar yang belum melakukan registrasi ulang. Pada tahap awal pemblokiran yaitu 1 Maret 2018, kartu SIM yang belum teregistrasi tidak dapat melakukan panggilan dan SMS outgoing (keluar).

Dalam kondisi ini, pelanggan masih dapat menerima telepon dan SMS masuk, serta menggunakan data internet. Kemudian, apabila pelanggan belum melakukan registrasi sampai 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan dan SMS incoming (masuk).

Pada tahap pemblokiran ini pelanggan tidak dapat melakukan panggilan keluar dan layanan pesan singkat keluar, juga tidak bisa menerima layanan panggilan dan SMS. Pemblokiran tidak mencakup layanan data internet.


Kemudian, jika pelanggan belum juga melakukan registrasi sampai 30 April 2018, maka pada 1 Mei 2018 kartu SIM akan diblokir secara total alias nomor SIM akan hangus.

Alhasil, pelanggan tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet.

Melansir Liputan6, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo (Kemkominfo), Ahmad M Ramli, menekankan pelanggan masih bisa melakukan registrasi kartu SIM selama belum mencapai masa blokir total yaitu 1 Mei 2018.

“Kalau sampai sekarang belum registrasi dan diblokir, pelanggan masih bisa registrasi. Setelah itu kartu SIM otomatis akan aktif kembali,” papar Ramli.

“Jika kartunya sudah tidak aktif (saat batas waktu registrasi berakhir pada 1 Mei), maka sudah tidak bisa digunakan lagi. Cara satu-satunya beli kartu baru dan itu pun juga harus registrasi agar bisa digunakan,” sambung Ramli menjelaskan.


Gagal terus registrasi


Hingga batas akhir registrasi kartu yang jatuh pada 28 Februari 2018, masih banyak pelanggan yang belum melakukan registrasi. Hal itu bukan karena tidak mau tapi karena ada sejumlah kendala teknis yang membuat proses registrasi kartu sim gagal. Ninis adalah salah satu pengguna yang kesulitan melakukan registrasi.

Dilansir dari laman liputan6, Ia mengaku selalu gagal melakukan registrasi karena ada masalah pada NIK dan KK. "KK saya sudah jadi sejak 2010, tapi belum update (oleh sistem pemerintah/Dukcapil)," ucapnya yang datang ke Grapari Gandaria City, Jakarta Selatan.

Hal yang sama juga dialami Renji, di mana saat ia ingin melakukan registrasi selalu gagal.

"Saya terima pesan dari 4444, kalau data yang saya masukkan invalid dan saya diminta untuk datang ke gerai. Akhirnya saya disarankan untuk datang ke Dukcapil. Padahal data yang saya masukkan sudah sesuai," ujarnya dengan kesal.

Kasus berbeda menimpa Lulu, yang mengaku terpaksa datang ke gerai XL Prioritas, Jakarta untuk menanyakan status registrasi kartu SIM miliknya. Ia juga harus rela datang jauh-jauh dari tempat tinggalnya di Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Sebetulnya Lulu sudah mendaftar sejak akhir 2017, tetapi ia terus menerima SMS dari 4444 untuk melakukan registrasi ulang.

"Makanya saya sampai harus datang ke XL Prioritas. Nakut-nakutin aja," ujarnya.

Sementara di Grapari Telkomsel, seorang pelanggan bernama Ita kesulitan registrasi kartu SIM dan kemudian memutuskan minta bantuan kepada pegawai Telkomsel. Dia khawatir kartu sim prabayarnya diblokir dan hangus karena tidak registrasi.


Tanggapan Operator

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Presiden Hutchison Tri, M Danny Buldansyah membeberkan skema pemblokiran yang dilakukan operator.

Ia mengungkap perusahaan mengambil langkah bertahap, di mana kartu SIM yang belum terdaftar tidak akan semua diblokir dalam waktu bersamaan.

"Misalnya dalam satu hari pasti akan ada pelanggan kartu SIM yang belum diblokir, sedangkan beberapa lainnya sudah diblokir. Namun keesokan harinya, pelanggan yang belum terblokir tadi akan segera diblokir karena belum mendaftarkan nomornya," ujar Danny melansir liputan6.

Ia menyebut semua (pemblokiran kartu SIM) tidak sekaligus, harus bertahap karena data yang dibutuhkan untuk melakukan pemblokiran terlalu besar. Danny sekali lagi menegaskan, secara teknis pemblokiran akan dilakukan secara bertahap.

Sementara Telkomsel mengaku siap mengikuti kebijakan skema pemblokiran kartu SIM yang ditetapkan Kemkominfo.


Sebelum terjadinya pemblokiran total pada 1 Mei 2018, Telkomsel masih sigap menerima registrasi lewat pusat pelayanan GraPARI dan virtual assistance via media sosial seperti LINE, Facebook Messenger, dan Telegram. Demikian dikutip dari pernyataan resmi Telkomsel.

XL juga mengikuti peraturan pemerintah yang berlaku. Saat ini mereka akan terus mengirimkan pesan singkat ke pengguna untuk segera registrasi sebelum akhirnya diblokir total. Pengguna XL juga bisa menyambangi XL Center terdekat untuk meminta bantuan dalam registrasi.


Solusi Bagi yang Terganjal NIK dan KK


Ada sejumlah kendala yang menyebabkan pelanggan belum bisa melakukan registrasi, salah satunya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang dinilai tidak valid.

Faktor lain yang menyebabkan masyarakat gagal registrasi kartu SIM adalah karena ketidaksesuaian antara nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) dengan database Dukcapil.

Untuk mengatasi masalah tersebut Direktur Jenderal Penyelenggaran Pos dan Informatika Kemkominfo (Kemkominfo), Ahmad M Ramli, menyarankan masyarakat untuk memperbaiki data ke Direktorat Jenderal Pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

"Kalau hambatan itu karena tidak sinkron antara NIK dan KK, maka satu-satunya cara untuk memperbaiki data itu ke Dukcapil," kata Ramli saat ditemui di kantor Kemkominfo.

Dukcapil membuka layanan pengaduan atau pertanyaan terkait dokumen kependudukan seperti e-KTP-el, KK dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Layanan pengaduan "Halo Dukcapil" ini bertujuan mempermudah dan memperlancar masyarakat mendapatkan informasi dan menyelesaikan masalah dokumen kependudukan, termasuk untuk keperluan registrasi kartu SIM.

Pelanggan harus memastikan data identitas diri yang tertera di KTP dan KK sesuai dengan Ditjen Dukcapil untuk bisa melakukan registrasi kartu SIM.

Jika NIK dan KK tidak sesuai database Ditjen Dukcapil, kamu bisa menghubungi call center Dukcapil di nomor 08118005372 atau 150053, serta melalui email callcenter.dukcapil@gmail.com.

Selain itu juga bisa menghubungi via Facebook (Ditjen Dukcapil) atau Twitter (@ccdukcapil).


Cara Registrasi


Nah, bagi kamu yang belum registrasi kartu SIM, berikut ini caranya. Pastikan kamu memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP serta nomor KK (Kartu Keluarga).

Pelanggan Baru

Tata cara atau format registrasi via SMS bagi pengguna yang membeli kartu SIM perdana adalah sebagai berikut:

1. Indosat, Smartfren, Tri
NIK#NomorKK#

2. XL Axiata
Daftar#NIK#Nomor KK

3. Telkomsel
Reg(spasi)NIK#NomorKK

Jika sudah selesai mengetik format di atas, kirim SMS kamu ke nomor 4444.

Pelanggan Lama

Lain lagi dengan tata cara registrasi ulang via SMS bagi pelanggan lama. Berikut formatnya:

1. Indosat, Smartfren, dan Tri
ULANG#NIK#NomorKK#

2. XL Axiata
ULANG#NIK#NomorKK

3. Telkomsel
ULANG(spasi)NIK#NomorKK#

Jika sudah mengetik format di atas, kirim SMS ke nomor 4444.


Cek Status Kartu SIM


Sementara untuk mengetahui nomor kartu SIM kamu sudah teregistrasi oleh operator atau belum, kamu hanya diminta kembali memasukkan nomor seluler, KTP, dan KK. Caranya silahkan baca informasinya pada link berikut : Yakinkah Anda Sudah Meregistrasi Kartu SIM Prabayar? Cek Lagi Status Registrasi Kartu Anda di Sini

Semoga bermanfaat.

Tumis Pepaya Muda Manis Pedas Bikin Nagih dan Menggugah Selera Makan

Untuk membuat masakan yang lezat, nikmat, menggugah selera dan bikin nagih sebenarnya nggak harus pakai bahan masakan yang mahal seperti daging atau see food lho. Dengan bahan masakan seadanya di rumah, kita pun bisa kok membuat masakan lezat dan bikin nagih.

Memanfaatkan sayur-sayuran yang tersedia di pekarangan rumah atau sayuran yang dengan mudah bisa dibeli dengan harga murah di pasar, kita bisa dapatkan masakan yang lezat.

Salah satu masakannya adalah tumis pepaya muda yang manis dan pedas. Apa saja bahan untuk membuat tumis ini dan bagaimana cara membuatnya?



Simak baik-baik resep praktisnya yang kami lansir dari laman vemale di bawah ini.

Bahan-bahannya :
  • 200 gram pepaya muda (iris tipis panjang sesuai selera)
  • 1 batang daun seledri
  • 1 batang daun bawang
  • 100 gram taoge (kalau suka)
  • Kecap manis (secukupnya)
  • Gula (secukupnya)
  • Garam (secukupnya)
  • 2 lembar daun jeruk
  • Kaldu ayam bubuk (secukupnya)
  • Minyak goreng (secukupnya)


Bumbu :
  • 7 siung bawang merah (cincang halus)
  • 4 siung bawang putih (cincang halus)
  • 7 buah cabai rawit (iris serong)
  • 2 buah cabai merah besar (buang isi, iris serong)
  • Merica (secukupnya, haluskan)
  • 4 cm lengkuas (memarkan)


Cara Membuatnya :
  • Tumis bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan cabai merah sampai harum.
  • Masukkan pepaya muda yang sudah dicuci bersih lalu aduk sebentar sampai bumbu tercampur rata. Masukkan juga taoge.
  • Tambahkan merica, lengkuas, daun jeruk, garam, gula, daun seledri, daun bawang dan kecap manis. Aduk sampai rata dan masak hingga pepaya muda lalu.
  • Tambahkan sedikit air bila perlu agar pepaya muda matang dan empuk sempurna.
  • Jangan lupa memasukkan kaldu ayam bubuk secukupnya agar rasa tumis ini makin sedap dan lezat.
  • Masak sampai bumbu meresap dan mendidih. Angkat tumis pepaya muda lalu sajikan selagi masih hangat.


Tumis ini akan sangat lezat jika dimakan bersama nasi putih, tempe goreng dan kerupuk. Gimana, Ladies tertarik untuk membuat resep ini? Selain sangat mudah dalam membuatnya, resep ini juga sangat enak dan murah.

Selamat mencoba resep ini ya?

Selain Registrasi via SMS, Berikut Cara Mudah Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar via Internet

Sudahkah kamu melakukan Registrasi kartu SIM?

Proses registrasi ulang kartu SIM prabayar sudah mendekati tenggat waktu yang ditentukan pemerintah, yakni 28 Februari 2018. Artinya, hanya tersisa waktu kurang dari seminggu bagi pelanggan prabayar untuk melakukan registrasi.

Pengguna dapat melakukan registrasi kartu via SMS ke 4444, namun pengguna sebetulnya juga bisa memilih alternatif lain untuk mendaftarkan nomornya secara online.

Opsi alternatif ini dihadirkan karena Registrasi via SMS mengalami lonjakan yang tinggi. Akibatnya, sejumlah pengguna seluler mengalami kesulitan registrasi via SMS ke 4444.



Karena itu, para operator telekomunikasi di Indonesia memutuskan untuk membuka fitur registrasi kartu SIM prabayar via internet. Dengan adanya fitur ini, pengguna diharapkan dengan mendaftarkan nomornya dengan mudah tanpa harus mengalami kendala.


Cara Mudah Registrasi Ulang Kartu SIM via Internet

Berikut tautan situs web dari beberapa operator yang bisa kamu buka untuk registrasi SIM prabayar. Jangan lupa, siapkan NIK KTP dan nomor KK kamu.

Telkomsel
Bisa klik link website berikut ini : www.telkomsel.com/en/registrasiprabayar

Indosat
Bisa klik link website berikut ini : www.indosatooredoo.com/id/personal/support/knowledge-management-system/faq-registrasi

Tri
Bisa klik link website berikut ini : www.registrasi.tri.co.id

XL
Bisa klik link website berikut ini : www.registrasi.xl.co.id/ulang

Smartfren
Bisa klik link website berikut ini : www.my.smartfren.com/prepaid_reg.php

Kemkominfo menegaskan, proses registrasi harus dilakukan sebelum 28 Februari 2018. Jika tidak, kartu SIM prabayar, baik yang perdana maupun milik pengguna lama tidak akan bisa diaktifkan.

Untuk cara registrasi kartu SIM via SMS, silahkan baca kembali caranya disini. Semoga bermanfaat.

Yakinkah Anda Sudah Meregistrasi Kartu SIM Prabayar? Cek Lagi Status Registrasi Kartu Anda di Sini

Dalam hitungan hari, registrasi kartu SIM prabayar akan berakhir pada tanggal 28 Februari 2018.

Jika kamu belum mendaftarkan ulang nomormu, segera lakukan dengan mengirim SMS ke 4444 dengan nomor KK dan NIK (Nomor Induk Kependudukan).

Khusus bagi kamu yang merasa sudah mendaftar ulang tetapi lupa apakah benar-benar sudah mendaftar atau belum, kamu bisa mengecek status registrasi kartu SIM di masing-masing operator.

Untuk diketahui, sejak Senin, 20 November 2017, pelanggan seluler sudah bisa mengecek nomor mereka yang teregistrasi lewat sebuah fitur atau fasilitas yang disediakan operator, baik via SMS, menu UMB, ataupun situs web.



Selain itu, fitur ini juga dapat mencegah penyalahgunaan nomor atau data kependudukan pelanggan oleh orang lain atau oknum tertentu.

Berikut cara melakukan pengecekan nomor yang sudah teregistrasi dari para operator seluler. Lewat cara ini, pelanggan hanya diminta kembali memasukkan nomor seluler, KTP, dan KK.

Berikut daftarnya :

1. Telkomsel

Bisa dicek melalui website dengan alamat tautan : www.telkomsel.com/cek-prepaid

2. XL

Ketik *123*4444# di layar panggilan

3. Tri (3)

Bisa dicek melalui website dengan alamat tautan : www.registrasi.tri.co.id/ceknomor

4. Indosat

Ketik SMS: INFO#NIK atau INFO#MSISDN, Kirim ke 4444

5. Smartfren

Bisa dicek melalui website dengan alamat tautan : www.my.smartfren.com/check_nik.php


Skema Pemblokiran

Jika tidak mendaftar setelah 28 Februari 2018, nomormu otomatis akan diblokir secara bertahap.

Kemkominfo sendiri menjelaskan, ada beberapa tahap pemblokiran bagi nomor yang tidak mendaftar. Pemblokiran ini akan dilakukan secara bertahap selama dua bulan, yakni hingga 28 April 2018.

Pada tahap awal, jika hingga 28 Februari 2018 pelanggan belum melakukan registrasi kartu SIM, pemerintah masih memberikan masa tenggang selama 30 hari.

Selama masa tenggang itu, apabila pelanggan belum juga melakukan pendaftaran, pertama-tama Kemkominfo akan memblokir layanan panggilan keluar (outgoing call) dan SMS.

Setelah itu, apabila 15 hari setelahnya pelanggan juga masih belum mendaftar, layanan kedua yang akan diblokir adalah panggilan masuk (incoming call) dan SMS. Nantinya, hanya paket internet yang akan aktif selama 15 hari.

Kendati demikian, selama masa pemblokiran tersebut, masyarakat masih tetap dapat melakukan registrasi melalui SMS, website, dan datang langsung ke gerai operator. Layanan khusus SMS registrasi ke 4444 terus dapat digunakan oleh masyarakat yang ingin melakukan registrasi.

Untuk cara registrasi, silahkan baca kembali caranya disini. Semoga bermanfaat.